Search This Blog

Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 September 2012

URI

URI

URI adalah infeksi bakteri yang bahaya untuk GP jika tidak ditangani,  bakteri ini menyerang saluran pernapasan pada GP, maka dari ini seringkali membeli guinea pig haruslah jelas breedernya karena resiko sangat besar jika membeli di sembarang tempat karena biasanya infeksi akan dengan cepat terjadi tanpa sepengetahuan kita dan biasanya dari tempat pertama sudah terkena karena biasanya saat setelah beli tanda gp tidak sehat akan langsung merosot nafsu makan dan badan akan segera jadi kurus. URI yang tidak ditangani akan berakibat kematian, GP tidak dapat terkena virus flu, alergi dan asma jarang terjadi di gp meskipun gejala dengan uri hampir sama karena sama-sama menyerang pernapasan, maka lihatlah lagi apa ada pemicu gejala gangguan pernapasan karena debu kadang membuat gp jadi terganggu pernapasannya.

Gejala URI antara lain :
    dot Tidak mau makan dan minum (Liat juga penyakit anorexia untuk lebih jelasnya)
    dot Tidak buang air besar (karena tidak makan)
    dot Sesak napas
    dot Batuk dan Bersin (terkadang bisa terjadi karena debu dll)
    dot Mata yang sayu (hampir tertutup)
    dot Mata dan hidung yang berair
    dot Sering diam dan pandangan mata tidak bersinar
    dot Bulu yang jadi sangat kasar dan mengembung( karena kurus sekali)
    dot Postur yang membungkuk dan terlihat jelas tulang pinggulnya

Segera tangani atau bawa ke dokter hewan tapi ingatlah dokter hewan di Indonesia kadang tidak terlalu paham masalah hewan kecil seperti GP ada juga yang memang spesialis dalam bidang gp cuma harga penanganan yang lumayan mahal sering kali membuat kita jadi enggan untuk ke vet. Maka bila ingin menyembuhkan segera cari antibiotik seperti Bactrim atau Doxycycline, bila kita bawa ke vet dan ingin dikasih obat tanyakan dan pastikan itu bukan amoxicillin karena gp tidak cocok dan malah bisa membuat kematian. tetap pastikan gp mau makan ketika antibiotic bekerja.

Pengalaman saya URI memang kadang terjadi, tapi gejala URI harus dibedakan dari alergi karena iklim kita yang membuat debu agak banyak jadi gp kadang bersin dan batuk tak berhenti, jangan langsung menghubungkan dengan URI karena kita harus liat gejala lain, gejala yang gampang adalah dari nafsu makan bila merosot itu berarti ada yang tidak beres, selanjutnya lihat lah nafasnya bila tersengal dan sulit bisa dipastikan itu uri, antibiotic sulit didapat di Indonesia, kadang saya melakukan percobaan dengan berbagai antibiotic khusus hewan (yang murah dan mudah didapat) yang ada di Indonesia, dan menurut pengalaman saya  obat serbuk (antibiotic ada didalamnya) untuk gangguan sistem pernapasan pada unggas atau mamalia seperti domba dan babi bisa diberikan ke GP dengan cara dicampur air sedikit dan diminumkan langsung, karena cara ini sangat efektif di peternakan kami, selalu baca label dan hindari kandungan amoxicillin (lihat antibiotic yang aman untuk GP untuk lebih jelasnya) . Tapi pastikan belum fatal penyebaran bakterinya karena bila sudah terlanjur tidak mau makan sama sekali dan gp sudah sangat kurus maka GP akan terus merosot keadaannya karena tidak makan sehari saja fatal untuk GP.
Tolong saran saya ini dikesampingkan karena yang paling aman dan tepat adalah membawa ke vet yang memang ahli di bidang hewan kecil, tapi jika kurang pendanaan saya harap bisa segera mengobati karena obat untuk hewan ternak itu murah dan mudah di dapat di toko peternakan atau toko unggas yang banyak sekali di tersebar. Memang kita tahu untuk jenis american dan abyssinian kadang amat murah harganya dan seringkali kita membiarkan mati dan membeli lagi daripada ke dokter hewan yang lebih mahal dari pada beli lagi maka pilihan yang tepat adalah mengobati dengan obat ternak daripada membiarkan GP itu mati begitu saja, cara ini saya buat agar GP bisa lebih dihargai dan dipelihara semua kalangan apalagi peternak yang daerahnya kadang jauh dari dokter hewan dan sulit mendapat antibiotic yang aman untuk GP jadi marilah kita perjuangkan hidup "teman kecil" kita.
Pencegahan selalu lebih baik jadi jagalah kebersihan kandang dan sekitarnya semprotkan disinfektan khusus hewan di sekitar kandang dan alat2 kandang dicuci bersih, segera karantina gp yang malas makan dan tidak aktif dan perhatikan apa ada gejala URI timbul dan jangan lupa sayangi guinea pig anda..


Sabtu, 05 Juni 2010

Guinea Pig abscess

Abscess adalah pembengkakkan yang terjadi akibat infeksi luka yang disebabkan oleh kuman. abscess pada guinea pig biasanya disebabkan oleh serangan berupa gigitan dari musuh atau hewan lain di bagian leher. di dalam abscess terdapat cairan berwarna putih dan harus di keluarkan sampai kering. penyakit ini hanya dapat di sembuhkan dengan cara membedah abscess tersebut, di keluarkan cairannya kemudian keluarkan juga inti abscess yang bentuknya bisa kita sebut seperti mata bisul. inti abscess guinea pig berbeda dengan inti abscess seperti pada kucing atau anjing(kucing,anjing dan beberapa hewan lain juga dapat terserang abscess), karena inti abscess guinea pig sangat kecil. dan jika inti abscess tersebut belum keluar pada saat di bedah, maka pembengkakkan akan terjadi lagi. resiko yang terjadi apabila abscess ini tidak segera di bedah, guinea pig anada akan susah mengunyah makanan, guinea pig anda makin lama makin kurus karena tidak mau makan dan dapat menyebabkan kematian. Tetapi jangan khawatir, penyakit ini jarang terjadi jika "teman kecil" anda tidak di gigit oleh binatang lain. Pernah suatu kali guinea pig kami terserang abscess akibat gigitan kucing di bagian lehernya, badannya semakin kurus dan lemas karena susah untuk mengunyah makanan.sedih sekali melihatnya, dan pada akhirnya kami memutuskan untuk mengempeskan bengkanya dengan mengeluarkan cairan menggunakan suntikan,memang kempes tetapi keesokannya bengkak lagi. sampai akhirnya kami mencari artikel di forum-forum luar negri, dan akhirnya kami menemukan tentang guinea pig abscess dan setelah membaca kenyataanya memang harus di bedah, maka abscess yang ada pada guinea pig kami, kami bedah sampai kering cairannya dan keluar inti abscessnya. berkat keyakinan guinea pig kami akan sembuh maka sampai sekarang gp kami yang terserang abscess sembuh total dan normal seperti semula.

Guinea pigs kami yang terkena abscess :




Guinea Pig scabies


Selain kelinci, guinea pigs juga dapat terserang penyakit scabbies. Scabies merupakan tungau yang bersifat parasit. scabies bisa menyerang bagian tubuh guinea dimana saja. penyakit ini harus segera di tangani, karena penyebarannya akan berlangsung cepat ke seluruh bagian kulit guinea pig anda dan akan menyebabkan resiko guinea pig anda mati jika sudah menyerang ke seluruh tubuh. untuk penanganan scabbies ringan anda dapat memperikan salep scabies "scabicied", anda bisa membelinya di apotik-apotik terdekat. untuk scabies yang sudah parah harus segera di suntik dengan obat khusus scabies/tungau tersebut. penyakit scabies pun dapat menyerang manusia juga, tetapi untuk manusia scabies bukanlah penyakit yang berbahaya, hanya menimbulkan bintik-bintik merah dan gatal-gatal pada kulit. maka dari itu tetaplah jaga kebersihan kandang dan kebersihan tubuh "teman kecil" anda agar mereka pun merasa nyaman dan aman dari penyakit scabies. kami juga melayani suntik scabies untuk teman kecil anda yang terserang scabies, dengan biaya untuk obat lokal Rp 15.000/sekali suntik, obat import Rp 25.000/ sekali suntik.